Tips Levitasi dan Model Levitasi dengan Kamera Handphone

November 29, 2013

www.kangyasin.com - Hi sobat phonegraphy kali ini kang yasin mau berbagi tips mengenai Foto Levitasi dengan Kamera Handphone dan Model Levitasi.

Sebelumnya udah pada tahu belum levitasi itu apa ? kalau belum simak penjelasan mengenai levitasi berikut ini ya sobat phonegraphy.


Levitasi atau Levitation (dari bahasa Latin “ringan” levitas) adalah proses dimana objek dihentikan oleh kekuatan fisik melawan gravitasi, dalam posisi stabil tanpa kontak fisik yang solid. Sejumlah teknik yang berbeda telah dikembangkan untuk melayang materi, termasuk metode levitasi aerodinamis, magnet, akustik, elektromagnetik, elektrostatik, film gas, dan optik. (wikipedia)

Buat yang mau tetap stay mendapatkan informasi mengenai photography handphone bisa like fanspages Kang Yasin Phonegraphy.



Instagram

Levitasi photography adalah sebuah trik dalam dunia fotografi dimana fotografer dapat mendapatkan gambar dari seseorang dengan efek melayang. Ingat ya sobat phongraphy MELAYANG bukan lompat atau yang sering dikenal dengan istilan Jump Shot, nanti kita akan lihat pada materi dibawah sebagai model levitasi oke.

Nah kalau udah mulai tahu berikut ini tips Levitasi dengan Kamera Handphone.
  • Untuk kamera ponsel, lakukan pemotretan levitasi di luar ruangan (outdoor) dengan cahaya matahari langsung agar mendapatkan high shutter speed.
  • Perhatikan keadaan cuaca dengan menggunakan kamera handphone kita membutuhkan cuaca yang kuat untuk mendapatkan hasil yang maksimal karena cuaca tidak kuat atau terang gambar akan berbayang ketika pengambilan foto levitasi tersebut, waktu yang tepat adalah Jam 09.00 - 15.00 tentunya dengan cuaca yang cerah.
  • Pertama kali kalian harus menghafal shutter lag kamera hp kalian, yang dimaksud dengan Shutter Lag adalah lamanya jeda dari saat kamu memencet tombol rana (Shutter) sampai gambar terambil oleh kamera. Tiap kamera mempunyai Shutter Lag berbeda.
  • Gunakan low angle, yaitu sudut pengambilan gambar dengan posisi kamera yang lebih rendah dari model agar model terlihat tinggi melayang.
  • Boleh menggunakan high angle asalkan ada bayangan dan model terlihat terpisah dengan bayangan saat melompat.
Ketiga tips diatas jika diperhatikan cukup untuk mendapatkan sebuah foto levitasi, selanjutnya anda bisa berlatih secara berulang-ulang kali untuk dapat menghafalkan shutter lag kamera hp kalian sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

Nah untuk lebih maksimal lagi dalam hal ini adalah si model levitasi tersebut yang akan menghasilkan apakah kita berhasil membuat foto levitasi tersebut, jika anda sebagai model levitasi berikut ini adalah hal-hal yang perlu anda perhatikan yang Kang Yasin kutip dari web LevitasiHore.net :

Ilustrasi Gambar Model by LevitasiHore.net

  1. Model yang sedang berlevitasi menuju ke suatu arah, biasanya menekuk kedua kakinya ke belakang (sekitar 45 derajat) dan badan cenderung condong ke depan.
  2. Melompatlah di tempat, tidak perlu sambil berlari. Jika melompat setelah berlari, akan susah bagi fotografer untuk mendapatkan frame yang pas.
  3. Ekspresi wajah sewajarnya sesuai kegiatan yang sedang dilakukan. Lebih bagus jika model tidak melihat ke kamera (kesan candid). Foto levitasi bisa diaplikasikan ke berbagai tema dengan mempergunakan aksesoris yang mendukung. Contohnya berlevitasi menaiki sapu, membawa payung atau baca buku. Boleh berlevitasi sambil angkat koper, TV atau bahkan kulkas kalau kuat.Cari lokasi foto yang unik. Contohnya foto levitasi belanja di pasar, memasak di dapur, atau di pinggir jalan mau naik bajaj. Berlevitasi di kuburan ditemenin mbak kunti juga boleh.
  4. Cari lokasi foto yang unik. Contohnya foto levitasi belanja di pasar, memasak di dapur, atau di pinggir jalan mau naik bajaj. Berlevitasi di kuburan ditemenin mbak kunti juga boleh.
  5. Jadikan foto levitasi yang ‘bercerita’ karena akan terlihat lebih menarik. Bisa mengambil tema levitasi yang identik dengan kegiatan sehari-hari.
  6. Gunakan peniti, penjepit kertas, atau alat penjepit baju lain supaya baju tidak tampak menggembung atau tersingkap saat model melompat.
  7. Pakai hair spray/gel agar saat melompat rambut tidak terlihat berantakan. Bisa juga rambut diikat, memakai bando, atau topi.
  8. Foto levitasi yang sempurna sebaiknya rambut tetap terlihat rapi. Namun, ini tergantung konsep. Jika konsepnya adalah model terbang cepat, logikanya tentu rambut model berkibar ke arah berlawanan dengan arah melayang.
  9. Stay safe! Jangan memaksakan diri melompat jika sudah capek & cari lokasi yang aman buat melompat.
PENTING!
Obyek dalam foto levitasi tidak terlihat terpental, dijatuhkan, melompat (Jump Shot) atau dilempar. Foto levitasi harus memperlihatkan model yang melayang melawan gravitasi

Sekian dulu sobat phonegraphy semoga tips levitasi ini bermanfaat ya sobat phonegraphy.
Buat yang mau lihat gallery foto levitasi bis kunjungi link di bawah ini :

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Twitter Timeline

Instagram

Subscribe