Pengertian Komposisi Rule of Third ( ROT ) dalam Photography

Juni 14, 2013

Rule of Third merupakan pengembangan dari simetri Golden Ratio yang telah lama dikenal dalam seni lukis. Dalam Rule of Third frame gambar dibagi menjadi 3 bagian vertikal dan 3 bagian horisontal.




Apa itu “subyek utama” dalam Rule of third yang dijelaskan diatas? Subyek utama dapat berupa :
  • Bagian dari pemandangan yang menonjol, misalnya batu berwarna merah yang menonjol. Atau sapi di lapangan rumput yang hijau. Bisa juga model dalam pemotretan human interest dengan background pemandangan alam.
  • Dalam pemotretan macro ini bisa berarti juga si obyek (misalnya serangga), atau titik tengah dari bunga yang kita potret, atau mata dari serangga dalam macro super close.
  • Dalam pemotretan portrait ini bisa berarti wajah si model, atau juga mata si model.
  • dll
Kita coba lihat contoh-nya dalam foto. 
Rule of third sample 1 202x300 Komposisi   Rule of Third 

Rule of Third - Sample 1
Dalam contoh diatas wajah dan mata menjadi subyek utama. Oleh sebab itu diletakkan di perpotongan garis vertikal paling kiri dan horizontal paling kanan. Semua garis vertikal maupun horisontal membagi foto menjadi 3 bagian yang kurang lebih sama besar. 
Rule of third sample 2 300x214 Komposisi   Rule of Third

Rule of third - Sample 2
Pada foto macro diatas subyeknya adalah lady bug / kepik berwarna kuning. Kepik ini merupakan bagian yang paling menonjol dari seluruh bagian foto. Mata kita langsung tertarik dengan keberadaannya. Oleh sebab itulah ia diletakkan di titik persilangan di kanan bawah, sesuai dengan “aturan” rule of third. 
Salah satu bentuk lain dari penggunaan rule of third adalah bagaimana kita meletakkan horizon pada pemotretan landscape. Komposisi yang sering digunakan oleh awam adalah meletakkan horizon tepat di tengah foto. Akibatnya foto cenderung kurang menarik. Rule of third mengajarkan agar kita meletakkan horizon di garis horisontal (pembagi foto menjadi 3 bagian) atas atau bawah. Pemilihan garis atas atau bawah umumnya ditentukan mana yang lebih menarik, langit atau daratannya. 
Rule of third sample 3 300x200 Komposisi   Rule of Third

Rule of third - Sample 3
Pada contoh diatas horizon diletakkan di garis pembagi 1/3 bawah (walau tidak sangat tepat disana). Hal ini dikarenakan aspek yang ingin ditonjolkan dalam foto ini adalah langit yang memiliki awan yang berlapis dan warna warni yang cemerlang. Lain halnya dengan contoh dibawah ini : 
Rule of third sample 4 300x200 Komposisi   Rule of Third

Rule of third - Sample 4
Pada contoh ini langit tidak memiliki aspek yang menonjol, biru tanpa awan. Sedangkan di bagian bawah perpaduan warna hijau kuning dan biru nampak lebih artistik. Oleh sebab itu pilihannya adalah meletakkan horizon di 1/3 bagian atas agar porsi daratan lebih besar dibandingkan langit, dengan demikian lebih mendominasi foto. 
Rule of third kembali lagi hanyalah pakem / teori, ada berbagai kondisi dimana rule of third tidak sepenuhnya berlaku. Misalnya : 
Rule of third sample 5 300x200 Komposisi   Rule of Third
Rule of third - Sample 5
Pada foto ini horizon diletakkan kurang lebih di tengah foto. Siluet tanah lot yang menonjol membuat keseimbangan sedikit berubah, oleh sebab itu walau horizon terletak di tengah foto masih terasa seimbang. Selain itu meletakkan horizon di tengah menjadikan siluet lebih menonjol.

Prinsip
  1. Walaupun tidak harus tepat benar, penempatan obyek dalam frame sebaiknya disesuaikan dengan pembagian tersebut
  2. Usahakan untuk menempatkan bagian paling menarik dari obyek pada salah satu dari 4 titik perpotongan (ditandai dengan bulatan warna merah)
  3. Bagian yang paling menarik dari obyek dapat berupa apa saja, misalnya:
    • Mata
    • Wajah
    • Batas alam
    • Kontras cahaya dan bayangan
    • dsb

Aturan ini dapat diterapkan secara dinamis dalam berbagai jenis kategori pemotretan dengan berbagai proporsi frame.


Contoh penerapan dalam pemotretan model




Contoh penerapan dalam pemotretan landscape 

Tips
Cropping merupakan senjata ampuh untuk memperoleh komposisi yang tepat. Pengaturan komposisi ketika pemotretan akan memakan waktu dan Anda mungkin ketinggalan momen. Oleh karena itu potretlah obyek menggunakan resolusi tertinggi dengan ruang bebas sekitar obyek yang agak lega agar leluasa untuk melakukan cropping.

Foto Asli


Foto Rekomposisi & Cropping

Berikut contoh-contoh foto yang menggunakan ROT yang menarik
Stairway to oleh Ruben Alexander



Oak tree in the morning mist oleh Anthony Thomas


A rule of thirds oleh Jes




Boat on beach oleh Peter Allen


The road to oz oleh Tailer


Cathcing the wind oleh pica


Girl with pigeon oleh bitrot


In pairs oleh Tailer Ranson


Action andy oleh Arty Smokes

Sumber Artikel ini Kang Yasin kutip dari Thobo Art

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Twitter Timeline

Instagram

Subscribe